Selasa, 14 Februari 2012

KEUTAMAAN HAJI DAN UMROH


KEUTAMAAN HAJI DAN UMROH
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat serta salam kita sampaikan kepada Rasulullah, keluarganya dan para sahabatnya. Berikut ini adalah uraian yang terkandung padanya beberapa keutamaan dan manfaat ibadah hajiIbadah haji merupakan sebuah ibadah dari berbagai macam ibadah yang Allah wajibkan. Allah jadikan ibadah ini sebagai salah satu dari lima pondasi (rukun) yang dengannya akan tegak agama Islam ini, dan ibadah haji ini juga merupakan sebuah ibadah yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya sebagaimana dalam hadits yang shahih:

“Islam dibangun di atas lima (rukun): (1) Persaksian bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah dan persaksian bahwasanya Muhammad adalah Rasulullah, (2) Mendirikan shalat, (3) Menunaikan zakat, (4) Berpuasa pada bulan Ramadhan, dan (5) Menunaikan ibadah haji
ke Baitullah Al-Haram.”

Sesungguhnya Rasulullah telah menunaikan ibadah haji bersama para shahabatnya pada tahun ke-10 Hijriyah. Dalam momen tersebut, beliau menjelaskan kepada umatnya tentang tata cara pelaksanaan ibadah ini, dan sekaligus beliau juga memberikan dorongan kepada umatnya untuk memperhatikan setiap yang diucapkan dan diamalkan oleh beliau dalam pelaksanaan ibadah tersebut.
Beliau bersabda :

“Ambillah oleh kalian dariku (meniru tata cara manasik yang telah aku ajarkan) dalam menunaikan manasik kalian, karena barangkali aku tidak bisa lagi bertemu dengan kalian setelah tahun ini.”

Oleh sebab itulah, haji beliau tersebut disebut dengan haji wada’ (haji perpisahan).
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga memberikan semangat kepada umatnya untuk melaksanakan ibadah haji, menjelaskan tentang keutamaannya, serta menerangkan tentang janji Allah berupa pahala yang melimpah bagi siapa saja yang menunaikan ibadah haji dengan sebaik-baiknya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji, kemudian dia tidak mengucapkan kata-kata yang keji atau kotor serta tidak berbuat kefasikan, maka dia akan kembali bersih (dari dosa-dosa) seperti hari ketika dia dilahirkan oleh ibunya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].

Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:
“Dari umrah yang satu ke umrah berikutnya adalah sebagai penghapus dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tidaklah ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” [Muttafaqun ‘Alaihi, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu]
Dsebutkan pula di dalam Ash-Shahihain (Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim)

juga dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia mengatakan:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya: ‘Amalan apakah yang paling utama?’ Maka beliau menjawab: ‘Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.’ Ditanyakan kembali kepada beliau: ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau menjawab: ‘Berjihad di jalan Allah.’ Dan ditanyakan kembali kepada beliau: ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau menjawab: ‘Haji yang mabrur’.”

Haji dan Umroh mempunyai beberapa keutamaan-keutamaan, diantaranya:
 “ Dari Abi Hurairah semoga Allah meridhainya, ia berkata: Rosulullah SAW telah bersabda: Umrah sampai Umrah lagi adalah Kifarat (pelebur dosa) diantara keduanya, dan Haji mabrur tidak ada lagi balasan kecuali surga.- H.R.Bukhori –
“ Dari Abi Hurairah semoga Allah meridhainya, ia berkata: Rosulullah SAW telah bersabda: Barang siapa yang melaksanakan Haji, dan tidak berbicara kotor/cabul, tidak berbuat jahat/pelanggaran maka ia akan pulang (tanpa dosa) seperti hari dilahirkan oleh ibunya -H.R.Bukhori-

Disamping keutamaan diatas, banyak lagi keutamaan-keutamaan yang lainnya. Untuk keabsahan dan kesempurnaan ibadah Haji hendaklah memenuhi aturan-aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh agama (Allah dan Rosulnya).
Pada dasarnya pelaksanaan ibadah Haji itu hendaklah mengikuti cara-cara ibadah Haji yang telah dicontihkan oleh Nabi berdasarkan sabdanya:
“Ambilah (laksanakanlah) dariku cara-cara ibadah Haji kamu.- H.R.Al-Baihaqi -
Para Ulama telah mengklasifikasikan praktek ibadah Haji kepada beberapa klasifikasi, ialah: 1. Syarat, 2. Rukun,  3. Wajib, 4. Sunnat dan
5. Yang membatalkan Haji dan Umroh

Untuk itu buku ini dapat menjadi buku pegangan bagi jamaah haji dan umroh ataupun bagi mereka yang punya niat ingin melaksanakan haji dan umroh khususnya. Dan kaum muslimin pada umumnya.

Cara pemesanan :
Beritahu kami lewat sms , telp di no Hp 08565042824
apabila anda ingin memiliki buku yang sangat bermanfaat ini,
 Setelah melakukan pembayaran,lakukan konfirmasi dan sms alamat lengkap anda ke kami Setelah kami melakukan
pengecekan transferan anda sudah masuk di account kami,
barang langsung kami kirim via tiki / jne / pos.Bank Account
Bank BCA /Bank Mandiri a/n Sayid Abu Bakar Sidiq

http://safinakliniksecretherbal.blogspot.com/
http://safinasupershoppingonline.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar